sesungguhnya kita sama

Beberapa hari lalu ada demikian banyak berita mengenai dua kubu yang saling berseteru. Dua kubu dengan masing-masing kepentingan besar dan dua kubu yang saling mengklain bahwa kebenaran ada di pihak mereka. Mereka yang paling benar dan pihak seberang yang paling salah. Komunikasi macet, suasana panas dan amarah mengerucut menuju ledakan.

Dua kubu saling berhadapan. Kumpulan orang marah dan beringas yang mengundang kenekatan bersama. Manusia tetaplah manusia yang akan merasa semakin kuat dan nekat dengan adanya kawan melawan musuh bersama. Tidak ada lagi si a, si b atau si c, hanya ada kami atau mereka. Dan diantara kami atau mereka ada perbedaan besar yang hanya bisa diselesaikan dengan cara saling serang, hantam dan bahkan bunuh….

Lalu ketika semuanya sudah telanjur jadi abu, darah sudah membanjir dan nyawa sudah terbang sia-sia. Datang kisah tentang duka yang tertinggal. Bukan lagi tentang kami atau mereka , tapi kisah tentang si a, si b dan si c, bagian dari kami atau mereka yang ternyata adalah sama, sama sebagai seorang manusia.

Sama-sama punya orang-orang terkasih yang berharap keselamatan dan akan tergores luka ketika ternyata musibah yang datang menyapa. Airmata jatuh dan ratapan merasuki telinga….
Tak peduli baju coklat atau peci putih, kepergian yang terkasih akan selalu meninggalkan duka….

Ketika hanya jasad yang tertinggal barukah manusia akan sadar bahwa sesungguhnya mereka sama ?

75 thoughts on “sesungguhnya kita sama

  1. iyah… alangkahnya indahnya bila sebelum kekerasan bicara, mereka bisa duduk dulu bersama, dan merundingkan apa yg jadi masalah.Kalo diingat lagi, sttsnya adalah “manusia’ makluk dgn derajad tertinggi yg diciptakan Tuhan, apa yg kemaren kejadian, spt bukan perbuatan manusia, ato kalo mmg manusia yg melakukan, spt bukan manusia lagi. sedih bgt rasanya 😦

  2. untung hari itu aku bukan ke arah situ ya mbak…..*meski sempat menangis darah ke jebak macet dari cikampek sampe rspp dan kejebak lagi di daerah patrol sampe pake acara nyetir gasruk2 di bahu jalan….ngelawan truk gendhut2*

  3. orang2 yang bertindak tanpa dipikir dulu konsekuensi-nya…setelah semua terjadi baru-lah penyesalan yang datang..miris banget lihat-nya sesama manusia saling menyakiti entah apa yang ada di pikiran mereka ketika melakukan hal itu 😦

  4. iya, saya juga terharu krn ada satpol PP yang akan berencana mau menikah tanggal 10-10-2010. Menurut rekan2nya, dia sbnrnya ga mau menggusur makam itu.Tapi krn tuntutan tugas, dia “terpaksa” ikutan. Mungkin inilah jalan dari TUHAN utk wafat secara terhormat!

  5. pingkanrizkiarto said: Ketika hanya jasad yang tertinggal barukah manusia akan sadar bahwa sesungguhnya mereka sama ?

    sedih, geram dan marah… Tulisan kamu bagus ya, memandang dari dua sisi.. Gak memihak..Tapi aku yakin, kalo ada sosok “pemberi perintah” pasti kamu akan berpihak pada satu sisi, yaitu sisi si kecil… Si Kecil yang selalu tertindas dan menjadi korban. Sementara si Besar..??? huh..!! Harus dijadiin jasad dulu kali yak..

  6. pingkanrizkiarto said: @bunda : jelas bukan disitu ! Di Solo kota tercintaku ( huehehehe… ) Jg ada satpol PP, tp gak jadi monster buat warga tuh…

    lha wong solo kan ora ono sing galk……mung rodo2 nyakotan *nggak lari, soalnya mau ditimpuk bleki*

  7. vandento said: sedih, geram dan marah… Tulisan kamu bagus ya, memandang dari dua sisi.. Gak memihak..Tapi aku yakin, kalo ada sosok “pemberi perintah” pasti kamu akan berpihak pada satu sisi, yaitu sisi si kecil… Si Kecil yang selalu tertindas dan menjadi korban. Sementara si Besar..??? huh..!! Harus dijadiin jasad dulu kali yak..

    jelas ada sosok pemberi perintah, tapi aku males mikirin si besar Dew…. mikirin mereka cuma bikin perut mual…..bukan mau sok, tapi aku menulis ini untuk keberpihakanku pada si kecil, baik si kecil berbaju coklat maupun si kecil berpeci putih…. mereka cuma pelanduk yang mati ditengah-tengah….

  8. raniuswah said: kalo sdih karena ujung2nya nama islam yg dijelek2 in.bener kata diajeng pink pink.smua udah tau kalo ini pasti terjadi.

    iya bu…. sampai malu kalau lihat foto-foto di koran…. *aku puasa tipi dulu bu*

  9. arumbarmadisatrio said: mbak e…..aku sabtu ke jaks lagi lho………………….mbekasi sebelah mana???? sms yo, sapa tau aku bisa ke mbekasi *jangan lupa siapin penyambutan buat kunjungan ratu balongan*

    sabtu iki ? opo sabtu incraft ntar ?*pasang tenda, panggil organ tunggal *

  10. nitafebri said: ibu ping bisa lebih spesifik dalam bercerita?masalah seteru ini apakah kasus Priok..atau problem internal di MP?

    halaah Nit….kalimat mana yang membuatmu berpikir kalau ini soal problem internal MP ?menurutku sih postingan ini sudah sangat spesifik…

  11. niqenpratiwie said: ahhhhhh Bu Pink……….semoga si baju cokelat dan si peci putih membaca nya biar mereka sadar segala sesuatu SANGAT bisa dibicarakan dengan baik 🙂

    iya say…. tapi sayangnya semua sudah telanjur menyedihkan begini… :((

  12. tiarrahman said: ga sama mbak.. nasibnya di alam barzakh..

    setuju mas, tapi disini saya bicara soal manusia yang punya keluarga… keluarga yang akan merasa sedih dan berduka saat ditiinggalkan… saya bicara soal nilai2 yang universal…. 🙂

  13. Emang miris..liat kejadian kmrn,kenapa semua harus dgn kekerasan.manusia yg semakin beringas,tidak melihat kl yg dipukul,ditimpuk dsb itu juga sesama manusia,yg punya keluarga.sepertinya rasa kasih diantara manusia semakin tipis.Tambah sedih setelah baca ttg keluarga yg ditinggalkan oleh korban2 kekerasan kemarin.Semoga tidak terjadi hal seperti ini lagi

  14. elisawijaya said: Emang miris..liat kejadian kmrn,kenapa semua harus dgn kekerasan.manusia yg semakin beringas,tidak melihat kl yg dipukul,ditimpuk dsb itu juga sesama manusia,yg punya keluarga.sepertinya rasa kasih diantara manusia semakin tipis.Tambah sedih setelah baca ttg keluarga yg ditinggalkan oleh korban2 kekerasan kemarin.Semoga tidak terjadi hal seperti ini lagi

    iya mbak, semoga tidak ada lagi kejadian seperti ini….. miris sungguh…

  15. Mbuh Buk..dalam minggu ini ga ada rusuh di MP pdhl nunggu2 jg deh kan rame hehe.Paling ya td, si Wiwik termehek2 di usilin Ayip. Tp kan ga sampe berdarah2. Udah damai tentram jg tuh.

  16. Perbedaan pendapat itu membuktikan manusia itu pandai. Tapi sepandai2nya manusia berpendapat yg lebih pandai adalah yg bisa menahan hawa nafsu untuk memaksakan pendapatnya. Dalam sejarah manusia sudah terbukti memegang teguh suatu pendirian melalui pendapat itu sulit untuk tidak mengundang kontroversi. Sayangnya, beberapa manusia buta hati untuk mendengarkan pendapat org lain.

  17. artsofcards said: Sayangnya, beberapa manusia buta hati untuk mendengarkan pendapat org lain.

    kadang ego lebih dikedepankan daripada kesediaan untuk mendengar pendapat orang lain, padahal perbedaan pendapat akan membuat manusia makin pandai ya jeng….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s