Hoop Art dan Benang Sisa

Sudah lama sebenernya pengen nyobain bikin hoop art. Seneng aja liat contoh-contoh yang ada di internet, mungil dan lucu-lucu. Tapi alasan utama sih sayang aja melihat banyak bener sisa benang sulam yang ngejogrok di kotak, itu kan dulu dibelinya pake duit, duiiiit, hahaha… Ya gitu deh, emak-emak penimbun, dari puluhan kit kristik yang dikerjain pasti adalah sisa benangnya. Plus beberapa benang lepasan yang dibeli pas lagi seneng-senengnya membuat baju smocking dulu. Dibuang sayang, disimpan ngumpul sampe sekotak sendiri deh.

Hoop atau sering disebut sebagai pembidangan, adalah alat berbentuk bulat yang digunakan untuk ‘memegang’ media alias kain yang biasa dipakai dalam kegiaran sulam-menyulam. Dan dari intip sono-sini hoop art bisa diartikan sebagai craft yang menggunakan hoop untuk memajang hasil akhirnya. Jadi  hoop atau pembidangan tidak hanya dipakai sebagai alat bantu selama proses pembuatan craft, tapi ikut mejeng sebagai semacam bingkai untuk hasil akhir craft kita.

Craft yang dipajang didalam hoop-nya sih bisa bermacam-macam jenisnya, bisa berbentuk sulaman, kristik, quilting, bahkan lukisan pun bisa juga. Tapi untuk kali ini tentu saja aku bakal cerita hoop art dengan kristik lah ya, secara saat ini itulah yang paling dingertiin dan bahan-bahannya alhamdulillah juga sudah tersedia di rumah.

 

wp-1480127149435.jpg

 

Untuk polanya memang harus cari yang bentuk dan ukurannya cocok dengan hoop yang akan dipakai. Alhamdulillah nemu buku pola cantik  yang cocok di online shop di fb. Untuk benangnya memang harus usaha dikit, karena niatnya memang memanfaatkan benang sisa. Jadi tidak beli benang baru sesuai yang disebutkan dalam pola, tapi cari-cari yang ada di tumpukan harta karun benang sisa. Kalau kode benang yang diminta gak ada di kotak, kudu cari-cari yang paling cocok dengan warna yang diminta, sembari memanfaatkan  color chart dmc yang aku punya. Gak ada color chart ? gak masalah juga kok, masih bisa dicocokkan dengan warna di polanya. Yang penting jangan kejauhan aja gantinya, minta kuning diganti ijo, harusnya biru diganti merah, bisa puyeng sendiri ntar, hehehe….

Awalnya rada ga pede juga untuk menentukan lebar aida yang harus dipotong, takut kesempitan dan gak muat di hoop-nya. Akhirnya sengaja aku lebihin aja lah, daripada kurang, bingung ntar nyambungnya gimana. Gridding membantu banget untuk menentukan lebar aida-nya. Dan dengan bantuan gridding pula aku bisa memulai dari tengah kain.

 

wp-1480148104763.jpg

 

Aku mulai dari bagian atap rumah, yang kebetulan kode benangnya memang ada di stok sisa benangku. Lalu loncat ke bagian bunga dan daunnya. Bagian ini agak ribet, karena aku menggunakan benang yang mirip bin memper aja, karena kode benang yang diminta gak ada di stok-ku. Jadi ngerjain xxx sambil membandingkan cocok enggak paduan warnanya.

 

wp-1480127173857.jpg

 

wp-1480127009762.jpg

 

Setelah merasa yakin dengan komposisi benang pengganti di bagian bunga dan daun, aku lanjut menyelesaikan bagian atapnya.

 

wp-1480126933420.jpg

 

wp-1480126919154.jpg

 

Alhamdulillah, aku suka banget dengan paduan warnanya yang cerah ceria, walaupun tidak menggunakan benang yang sesuai 100% dengan yang diminta dalam pola. Mungkin enggak pede pada awalnya, tapi lama-lama asyik juga lho. Bermain-main dengan warna benang, dan puas dengan hasil akhirnya. Jadi, yuk mari lanjutkan memanfaatkan benang sisa….  lah jadi ketagian dah, hahaha….

 

wp-1480127224370.jpg

 

 

 

 

.

One thought on “Hoop Art dan Benang Sisa

  1. Cantiikk…
    Nah aku baru minggu kemarin berusaha ingat-ingat, yang bulet-bulet itu apa toh. Kan Fathia belajar membatik di Museum Nasional, pakai alat itu juga, dan dia naksir sampai milih yang pink…ternyata gak boleh dibawa pulang 😀 :D.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s