MyCrossStitchProject : Pansy Profusion – Dimensions

IMG_5927

 

Pas pertama lihat foto cover kit ini sebenernya aku tidak begitu tertarik, bukan apa-apa, walaupun tema kaporitku adalah bunga dan landscape, aku sudah merasa cukup dengan tema bunga Dimensions. Sudah ada Peonies dan Delphiniums yang sukses nempel di dinding, Paris Market yang sebenenya landscape tapi penuh bunga, lalu  masih ada kit  Coral Peonies , Parrots Tulips  dan Japaneese Garden yang mbuh entah kapan mau dijahit, hihihi…. Tapiiii, sungguh mati aku jadi penasaraaan… *cik-icik-dangduuuut* gara-gara kalimat no count cross stitch yang  ada di cover kit ini.

Dan makhluk apakah itu no count cross stitch ituuuh ? Karena setahuku bagian menggemaskan dari krisitik adalah urusan counting-nya itu…. Salah itung satu kotak aja, dedel-mendedel lah acara selanjutnya, hehehehe… Enak bener yah, kalo gak usah pake itung-mengitung, bisa bablas wes-ewes-ewes lah kristiknya. Tapi sebenernya aku sudah pernah ngerjain kit produk Cina yang mungkin bisa disamakan dengan si no count ini. Lalu bagaimana caranya hitungan bisa ditinggalkan dalam pengerjaan kristik ? Pola tercetak di kain-lah jawabannya sodara-sodara…

Produsen kit cina sudah banyak yang menyediakan kit yang polanya tercetak di kain. Salah satu yang sudah pernah aku kerjakan adalah gambar Lotus ini, n please jangan tanya judulnya apa ya, aku ndak ngerti, buta aksara pager bambu soale…

.

lotus

.

012

.

Seperti bisa dilihat pada gambar diatas, di kain/aidanya sudah ada pola yang tercetak rapi, lengkap dengan simbol benangnya. Enak kan ? jahit semua kotak warna biru duluuuu, gak usah ngitung, asal nemu kotak biru langsung aja diisi dengan xxx sesuai kode warna yang diberikan. Kelar kotak biru, lanjut kotak warna lainnya, n so on , n so on…. sampai habis semua kotak berwarna tertutup benang, tanpa perlu ngitung berapa xxx di chart kertas-nya, karena semua sudah jelas tercetak di kain/aida.

Sukses dengan pola tercetak di kain alias no count ala kit Cina, pede dong aku pengen coba no count kit-nya Dimensions. Maka jadilah aku beli kit ini dan langsung dikerjakan, melompati antrian kit-kit lain yang sudah lama menghuni kotak harta karunku. Namanya juga pemasaran, eh penasaran….  Tapi begitu kit dibuka, langsung mengkerut deh ni alis, macam buka dompet kosong melompong di akhir bulan

.

IMG_5924

 

IMG_5925

.

1

 

Haduh itu polanyaaa, haduh itu aidanyaaaa…. beda banget dengan no count ala kit cina ! Pola yang tercetak di kain bukan kotak-kotak berwarna seperti kit cina, tapi hanya semacam garis bantu atau outline yang membatasi daerah yang harus dijahit  dengan benang,  dan untuk pengisian bidang itu tetep kudu baca pola di kertas yang menurutku sama bikin mumetnya dengan pola yang di kain, mantab dah, qiqiqiq… *garuk-garuk jidat*. Tapi sekali layar sudah terkembang, surut kembali kita berpantang.  Singsingkan lengan daster dah….

Oh ya, selain full stitch, alias x penuh, dalam kit ini juga digunakan satin stitch, stem stitch dan french knot. Dan sesuai petunjuk bapak presiden  dalam kit ini yang harus dikerjakan pertama kali adalah satin stitch-nya.

 

2

 

gak banyak sih, jadi alhamdulillah cepet kelar step pertama ini, lalu lanjut dengan pengerjaan xxx-nya. So mulai deh bagian yang berpotensi menguras sumur emosi ini, qiqiqi…

gab2

dari gambar diatas, bisa dilihat bahwa outline yang diberikan kadang sangat tidak manusiawi, eeeeh, tidak kristikwi, qiqiqi… berkelok-kelok semaunya sendiri, gak inget kalau yang namanya xxx itu bentuk akhirya akan  terkotak-kotak. tidak bisa luwes membentuk lengkungan seperti garis yang tercetak di kain. Tapi yowislah opo jare, garis-garis itu kan cuma alat bantu, jangan biarkan garis-garis itu mengintimidasimu wahai para crosstitcher yang budiman…. *aisssshhhhh*.

Pake quarter stitch ? bisa aja siiih, nambah-nambah repot dikiiiit  *lap kringet*. Tapi di awal penjelasannya, kit ini sudah menyatakan bahwa xxx yang dipakai hanya full stitch alias x sempurna saja. Gak ada fractional stitches-nya, jadi gak ada half stitch, gak ada quarter stitch. Pengecualian hanya diberikan untuk area yang berbatasaan langsung dengan area satin stitch. Karena area satin stitch-nya sendiri juga gak berbentuk kotak-kotak, ada bagian nyempil-nyempil yang kudu diisi dengan xxx juga.

Well, sampai disini sudah bikin bete ? alhamdulillah, wkwkwkwwk…. *sendal beterbangan*. Tapi jangan mutung jangan ngambek dong…. Tetap semangat ah, hajar saja tantangan yang ada, mari kita lanjutkan perjuangan. Awalnya aku berencana mengerjakan project ini dengan cara per-warna benang, jadi area yang dijahit bakalan berpindah-pindah di se-antero aidanya. Tapi karena aida-nya lumayan kaku, akhirnya aku memutuskan untuk menjahit dari area sebelah kanan lalu berlanjut ke kiri. Dengan begitu area yang belum dikerjakan bisa digulung rapi, untuk menghindari ‘kekacauan’ akibat aida yang mleyat-mleyot kesana-kemari…

.

bb

.

10689506_10204781348244181_285899741414514319_n

.

4

.

5

.

7

.

8

.

Secara umum, no count-nya Dimensions ini lumayan bisa dibawa ngebut pengerjaannya. Memang tidak ada count-nya sih, secara sudah ada garis-garis yang membatasi bidang yang harus di xxx. Tapi seperti yang sudah aku tulis diatas, bete  bener deh kalau garis-garis itu sudah mulai  sak enak udele dewe arahnya…

.

10675664_10204821736853871_7173044032860209474_n

 

tapi sekali lagi, cuekin aja tuh garis ganjen yang berkelok-kelok… cukup jadikan patokan bahwa disitu ada benang warna tertentu yang harus dijahit, masalah bentuknya, yang penting udah kliatan mirip aja dah… atau kalau mau, hasil akhir yang tercetak di cover kit juga bisa dijadikan pegangan untuk menentukan bentuk xxx yang harus dijahit, lumayan jelas dan membantu kok.

Yang juga harus diperhatikan adalah di kain hanya ada pola berbentuk garis-garis saja, sedangkan kode warna benang ada di pola yang tercetak di kertas. Jadi pastikan untuk tidak salah menentukan warna benang untuk masing-masing area, berpotensi siwer juga sih buat aku, maklum faktor U, qiqiqqi…. *benerin kacamata plus*

Sooo… setelah urusan xxx kelar semua, mari kita lanjutkan dengan stitch lainnya. Aku mulai dengan stem stitch untuk batang tanamannya. Agak ribet untuk stem stitch yang ada di dalam area yang sudah di xxx, tapi so far sih aku baik-baik sajaaaa…. *Ratu mode-on*. Trus dilanjut dengan beberapa french knot di bunga-bunga kriwil-nya.

.

IMG_6306

.

IMG_6380

.

DSC_0952

 

Dan tidak lupa sodara-sodara, backstitch-nyaaaah… bagian yang tidak aku sukai, tapi memang ngaruh banget pada penampilan akhir….

 

IMG_6340

sebelum backstitch…

IMG_6362

sesudah backstitch…

IMG_6377

daun-daun yang ber-satin stitch juga kudu di backstitch…

.

daaaan, setelah semuanya kelaaar, alhamdulillah resmi deh Pansy Profusion Project selesai dikerjakan. Dimulai pada tanggal  10 September 2014, sampai dengan 2 November 2014.. etdah, cepet juga ya…. *kibasin kudungan, tangkis sambitan*

.

.10

.

.

Iklan

8 thoughts on “MyCrossStitchProject : Pansy Profusion – Dimensions

  1. Duh aku pemula nih jahit kristik dr cina. Karna berbeda dengan kain polos yg biasa aku jait. Ini di dalam pola nya tersedia juga garis2 pemisah. Aku takut kalo jait di atas polanya akan terlihat garis pemisah tersebut. Bagaimana mengakali nya ya? Apa lebih baik aku jahit terbalik?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s