MyCrossStitchProject : Ketemu Chunky Cross Stitch

Karena melihat tembok rumah yang kian crowded dengan pajangan kristik, sementara hasrat ngerjain kristik masih tetap membara *kompor kaleee*…. Aku mulai mikir untuk mencari alternatif hasil kristik yang tidak ditujukan untuk hiasan dinding. Sebenernya banyak sih pilihan lainnya, yang konvensional dan sudah lama aku tahu adalah taplak meja. Baik meja tamu ataupun meja makan plus serbetnya. Tapi berhubung tak ada satupun meja di rumahku yang pakai taplak, jadi yo aku gak pengen bikin taplak. Biarin aja semua meja bugil adanya, wkwkwkw…. *disambit kursi*.  Pilihan project lain yang sudah kucoba adalah membuat gantungan hp yang sudah pernah aku posting beberapa waktu lalu.

Setelah gantungan kunci selesai, aku coba lirak-lirik project sarung bantal. Eh ndilalah pas iseng kluyuran di sewandso *iseng apa kebiasaan ya ?* aku nemu gambar kit ini

.

.

1

.

.

Judulnya Baba Pivoine Shaped Cushion Front. Jujur gak ngerti artinya Baba Pivoine. Iseng nge-google translate, ternyata pivoine sama artinya dengan peony, sepertinya merujuk pada gambar bunga peony yang didepan itu. Sementara Baba-nya mbuh aku tetep ra ngerti artinya, hehehe…

Aku tertarik pada kit ini karena bentuknya yang lucu, lain dengan bentuk bantal yang biasa. Mirip bentuk boneka matryoshka yang dari Rusia itu. Selain itu warnanya pun  manis banget, menurutku sih…. So jadilah aku pesen kit ini lewat temen ols di fesbuk, dan alhamdulillah gak pake lama kit ini sudah sampai di Bekasi. Senangnyaaaah….

Harus nunggu beberapa saat dulu sebelum aku sempet buka kit ini. Maklum crossstitcher ganjen kebanyakan project, jadi kudu menguatkan hati dulu untuk gak sembarangan buka-buka kit mulu… Dari keterangannya di web penjualnya sih aku bisa memperkirakan bahwa kit ini bakalan berbeda dengan kit kristik yang sudah sering aku beli. Tapi pas buka sempet takjub juga, hahaha…

.

2

alamak, besar juga ternyata…,

.

Selain benangnya yang gede-gede seukuran benang rajut, kit ini  juga tidak menggunakan aida, tapi menggunakan kain seperti jaring gitu… Lebih mirip strimin plastik yang dipakai pada kristik2 benang wool jadul, tapi garis pada kotakannya ada dua alias dobel. Dan karena menggunakan benang seukuran benang rajut, maka jarum yang disediakan di kit ini juga besar ukurannya… macam jarum buat njait karung goni…

.

.

6

.

.

Dan sebelnya, instruksi yang disertakan di dalam kit menganut faham minimalis. Padahal ini pengalaman pertamaku membuat kristik di media jaring seperti ini…

.

1398122_10202040530205443_243984050_o

.

.

Yang membuat puyeng adalah tidak ada keterangan kode benang sama sekali, hanya disarankan untuk nyantelin sedikit contoh benang di kotak yang sudah disediakan di pinggir jaring-nya. So, setelah sortir benang, lalu aku pasang deh contoh benang dikit-dikit di sisi kanan jaring-nya. Masih belum cukup puyeng, kit ini  tidak menyertakan pola diatas kertas, hanya cetakan warna aja di jaringnya. Jadi silahkan ikuti aja warna-warna yang sudah tercetak.

.

.

5

 Karena tidak ada daftar kode benang, contoh benang yang ada di sisi kanan berasa berguna banget buatku. Untuk mengingatkan tadi ni benang aku pasang di bagian jaring yang berwarna apa.

.

.

4

ada angka-angka di sisi kiri, tapi mpe sekarang aku ndak ngerti gunanya apaan, jadi, cuekin aja… :p

.

.

Dari instruksi minimalis yang ada di kit, proses menjahit disarankan dimulai dari bagian yang kecil dulu. Mungkin ini gunanya untuk pegangan awal gitu, pun kalau salah juga gak ribet-ribet amat ngededelnya, kecil ini…

.

.

7

aku pilih dari bagian mata, alhamdulillah selain kecil juga cukup jelas batasnya.

.

9

alhamdulillah menjahit bagian wajah bisa diselesaikan dengan cukup mudah.

.

Mulai mumet ketika ketemu bagian bunga yang berasa ribet karena batas warna-nya sering gak jelas… Gak ada kode benang, gak ada chart… jadi dikira-kira aja batas sulamannya sampai dimana. Untuk mempermudah, aku bolak-balik ‘membaca’ gambar sarung bantal yang sudah jadi di cover kit-nya. Lumayan membantu sih, karena gambarnya lumayan jelas, dan xxx-nya juga lumayan besar.

.

10

.

.

12

.

.

Setelah sempet kesel karena ternyata ada satu warna benang yang kurang, alhamdulillah akhirnya si eneng baba pivoine ini kelar juga kujahit….  solusi kurang benangnya ? beli sendiri kurangnya ke hcs, gak sama plek ben wae,  yang penting masih senada seirama tralalala….

.

done

.

.

Beberapa tahap proses penyelesaian project ini sempet aku upload di fesbuk *baca : pameeeeeer*, dari komentar beberapa temen, ada satu yang menyebutkan bahwa kristik jenis ini namanya chunky cross stitch. Penasaran apa itu chunky cross stitch, langsung gugling-lah aku, dan nemu hasilnya di web sewandso….

Dan dari keterangan di web sewandso, disebutkan bahwa  produk chunky cross stitch mempunyai ciri sebagai berikut :

All of these designs are worked with wool on a colour printed 4.5 mesh double thread canvas. Chunky cross stitch designs are very popular because they grow very quickly and are well suited for people with less then perfect close up vision.

The wool included in these kits gives excellent coverage over the canvas leaving a finished design with the canvas completely hidden.

.

Dan ternyata di bagian bawah keterangan kit Baba Pivoine di web Sewandso pun sudah tertulis kalimat chunky cross stitch. Alamaaaak. kok aku gak liat yaaaa…… jadi memang pas sih, potongan kalimat bahasa linggis di atas : well suited for people with less then perfect close up vision…..

.

*tertohok diem di pojokan*

.

.

.

16 thoughts on “MyCrossStitchProject : Ketemu Chunky Cross Stitch

    • yuk mari, kristik sekarang bagus-bagus lho… makin banyak pilihannya…
      n terima kasih sudah mampir dan meninggalkan pesan…🙂

  1. kalimat terakhirnya itu lho well suited for people with less then perfect close up vision… hahaha susah ngungkapinnya hanya lucu ajah….nti klo dah jadi sarung bantalnya cerita2 lagi yah🙂

  2. ini belinya dimana ya? boleh minta alamat toko/web/online shop/no contactnya ga? aku jg lagi balik ngerjain kristik nih hehehehe. thanks ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s