Mencoba Pasang Bingkai Sendiri

Berkali-kali nyelesai-in project kristik, untuk finishing-nya selalu aku serahkan ke toko bingkai, Biasanya sih nitip ke hobby craft shop yang di Kelapa Gading Mal atau ke Metropolitan Mal yang deket rumah. Memang rada mahalan dikit sih, tapi kalau inget ribetnya bikin kristik jadi berasa sebanding lah. Mosok udah susah2 ngristik tapi bingkai-nya gak bagus, kan sayang… Pernah suatu kali aku nyoba ngebingkai di tempat lain, ternyata hasilnya kurang memuaskan, jadinya malah sebel dewe deh…

.

bingkai1

.

Tapi lama-lama jadi penasaran juga sih, pengen nyoba ngebingkai sendiri. Pas pula kebetulan ada kenalan online shop di fesbuk yang menerima pesenan membuat bingkai seperti yang biasa digunakan di hcs. Ukuran dan warna bisa dipilih, trus pasang sendiri deh. Jadi, bismillah mari kita cobaaa…

Awalnya rada was-was juga pas baca instruksi soal membingkai dan mounting yang ada kit-kit Dimensions. Ada acara jahit menjahitnya segala… tapi kupikir kalau gambarnya gak terlalu gede, gak perlu dijahit kali ya, cukup ditempel aja di alas bingkainya. Untuk percobaan pertama ini aku memang gak berani pakai kristik yang besar, cukup yang kecil-kecilan aja dulu lah, jadi kalaupun hasilnya gak sukses ya gak nyesel banget gitu….

.

2

.

ini dia kristik yang akan jadi kelinci percobaan…. Sebenernya ini project lama yang gak kelar alias UFO, polanya sendiri sih dari SODA. Seharusnya ini menjadi bagian dari gambar deretan rumah, tapi karena ada salah hitung aku berhenti di dua rumah aja, males nerusinnya, hehehe… So daripada ngejogrok tak berguna, mari coba dibingkai saja….

.

.

1

aku pesen 2 bingkai. Sebenernya kalau dari warna aku pengen nyoba yang hijau pupus aja ( ukuran 20 x 20 cm ), pas ama warna gentengnya. Tapi setelah diukur, ternyata kegedean. Jadi deh pindah ke bingkai warna merah saja yang berukuran 15 x 15 cm

.

.

3

modal kerja-ku cuma double-tape, lakban dan gunting saja… eh kudu ada obeng kembang juga sih, buat masang pengait bingkai-nya. Bingkainya sendiri terdiri dari alas bingkai dari tripleks, bingkai luar, kaca dof dan pengait yang masih belum terpasang

.

.

4

hal pertama yang kulakukan adalah meletakkan kristik pas di tengah-tengah alas bingkai. Ukur dari kanan-kiri dan atas-bawah gambar agar bisa terpasang pas di tengah

.

.

6

aku sisakan kain/aida secukupnya saja di sekeliling gambar untuk memasang gambar di alas bingkai

.

.

 5

seperti inilah kira-kira posisinya nanti

.

.

7

untuk sementara kristik kusisihkan dulu, lalu aku memasang double-tape mengelilingi salah satu sisi alas bingkai. Bagian ini rencananya akan ku posisikan sebagai bagian belakang.

.

.

8a

untuk sisi depannya, aku memasang double-tape dengan posisi seperti ini. Tujuanku sih agar lembaran kristiknya bisa melekat dan terpasang kuat pada alas bingkainya.

.

.

9

lembar kristiknya lalu kupasang pada alas bingkai. Usahan agar terpasang kuat dan ketat. Tarik dan pasang kuat-kuat agar kristik tidak terlihat longgar ataupun mengkerut di dalam bingkainya. Yang terlihat ini adalah bagian belakang. Keempat ujung lembaran kristiknya lalu kulipat kearah dalam, menempel pada double-tape yang sudah terpasang.

.

.

10

sisanya lalu kulipat ke arah dalam juga, ikut nempel di double-tape-nya

.

.

11

untuk memperkuat kutambah double-tape juga di tiap ujung lipatan

.

.

12

untuk sementara hasilnya seperti ini… *lap kringet*

.

.

13

biar lebih kuat lagi, tambah lak-ban dah…. pasang mengelilingi lipatan kain

.

.

14

lalu aku pasang di bingkainya. jadi rada seret karena ketebalan alas bingkai jadi bertambah dengan ketebalan lembar kristiknya. Jangan lupa buka dulu penahan alas bingkainya.

,

,

15

balikin lagi penahan alas bingkainya ke posisi semula

.

.

16

lalu aku pasang lak-ban lagi, kali ini lakban warna coklat, buat variasi, qiqiqi… selain memperkuat juga untuk menutup celah biar debu gak gampang mengintervensi…

.

.

17

selanjutnya yang rada perlu pakai tenaga, pasang pengaitnya. Pakai obeng kembang yang pas ama sekrup yang harus dipasang. Tapi sebenernya gak susah2 amat kok, jenis kayu bingkainya kan bukan jenis yang keras, jadi aku hanya perlu ngotot sedikit aja… :p

.

.

18

kanan kiri terpasang sudah….

.

.

20

taraaaa…. dan inilah hasil usaha membingkai-ku yang pertama kali. Gak susah kok, dicoba yuk…🙂

.

.

.

27 thoughts on “Mencoba Pasang Bingkai Sendiri

  1. salam kenal mbak…sy ngliat blog mbak dr FB, boleh nanya itu bikin bingkai yg terima pesanannya dr mana yaa? sy biasanya nitip ngebingkai di tpt craft di dkt ktr, pengin aja cari alternatif yg (mungkin) lebih murah dan lbh cepat🙂 …terima kasih, kamsahamida, matur nuwun

    • salam kenal kembali… maaf mbalesnya telat banget, hehehe…
      aku beli bingkai di temen OLS di fb, ID-nya Gudang Kristik Asik… bisa terima pesanan bingkai aja dan bisa juga sekalian ngebingkai disitu. Tapi aku baru nyoba pesen bingkai aja trus pasang sendiri…:)

  2. keempat kristikku (hasil tanganku baru 4 je), pasang bingkai sendiri semua buk.
    maklum, di mari ga ada tempat yg representatif *apa seh!?*
    2 biji beli bingkai jadi, 1 biji manfaatin bingkai bekasnya display fotonya papah (dulu papah jg beli jadi), cuma yg promise me yg pake bingkai made by order nan murmer *emak peritungan*

    kalo nurutku bu, enaknya pasang bingkai sendiri tuh bisa sesuai selera kita, terutama milih dalemannya (halah, apa sih namanya, yg biasanya dr kertas itu lho buk).

    • tapi ukurannya kadang susah Mah, kagak ada yang cocok… atau aku aja yang males cari-cari ya ? wkwkwk… maunya langsung nyamperin hcs aja.. :p

  3. eh, iya, aku pasang tanpa double tape buk, kan sapa tau mau upgrade figura😉
    pokoke asal kain aidanya kaku, hasilnya tetep rapi. nha, biar aidanya balik kaku & mulus ky baru beli caranya hbs dicuci ga usah dijemur buk. cukup dikeringin di mesin cuci trus lsg disetrika sampe kering *ajaran sesat
    *kabur

    • kalau baca petunjuknya di kit dimension emang kagak ada acara pake double-tape sih, tapi dijahit… jadi kalaupun mau ganti frame ya tetep aman…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s