Flona 2013

Disamping  Inacraft, ajang pameran tahunan yang aku tunggu di Jakarta adalah Flona. Di Flona selain bisa belanja tanaman, aku juga bisa numpang cuci mata nonton kembang-kembang cantik yang sepertinya tidak berjodoh denganku, seperti anggrek misalnya, hahaha… Soalnya seberapa pun senengnya aku menikmati keindahan kembang anggrek, tetep aja aku gak berani beli tanamannya. Berasa gak jodoh aja,  kalau gak mati ya mogok berbunga… ya wis, akhirnya trimo nonton dan mengagumi saja.

Lalu tanaman apa yang aku cari ? yaaah, sebenernya aku suka segala jenis tanaman sih, yang berbunga cantik maupun berdaun cantik. Maunya sih semua tanaman cantik dibuat jadi milik. Tapi mengingat lahan yang terbatas, tentu saja aku harus pilih-pilih tanaman yang akan aku pajang di kebonku. Setelah demam adenium di tahun-tahun kemarin, sekarang ini aku lagi pengen n seneng ngumpulin mawar dan kembang sepatu.

Untuk mawar lumayan gampang menemukannya, karena cukup banyak yang gemar bertanam mawar, pohonnya pun banyak dijual di lapak-lapak jual tanaman hias di pinggir jalan. Tapi untuk kembang sepatu, varian yang dijual di nursery pinggir jalan sangat terbatas. Biasanya hanya ada warna merah atau kuning, itu kembang sepatu standar yang banyak ditanam di taman-taman kota. Jadi di Flona kali ini aku niat pengen cari kembang sepatu jenis lain yang belum aku punya di kebonku.

Dan inilah jepretanku di Flona tahun ini, dan mohon maaf  kalo fotonya gak bagus, modal kamera hape plus sambil jalan pula….🙂

 

1

gerbang Flona 2013, gak jelas juga sih, ini maunya bentuk apa… :p

 

 

50

Ini dia judulnya…🙂

 

 

47

ini dia salah satu lapak anggre, permisi numpang lewat aja…🙂

 

 

8

kembang cantik

 

 

4

kembang cantik

 

 

38

ijo-ijo yang seger…

 

 

7

model chineese lantern ini kayaknya lagi banyak di Flona, aku udah punya dari dulu sih, tp gak bisa seramai ini bunganya. Mungkin karena perbedaan suhu

 

 

11

adenium masih unjuk gigi di Flona tahun ini

 

 

30

kalau gak salah ini namanya Agaphantus Orientalis alias Lily Ungu, tanaman dataran tinggi

 

 

12

bambu dipadu ukiran naga, cakeeep…

 

 

28

kembang cantik lagi…

 

 

49

lapak aglaonema

 

 

6

daun cakeeep, masih mahal nih kayaknya…

 

 

14

lapak bonsai

 

 

13

gagah kan…

 

 

16

lapak kaktus

 

 

31

lucu-lucu.. tapi itu duriiii…😀

 

 

064

tanamannya cakep-cakep, n mahal… :p

 

 

5

aduh ini apa ya namanya, lali aku… :p

 

 

18

lapak tanaman buah

 

 

34

berhubung lagi gak berbuah, tempelin aja gambarnya…😀

 

 

17

penjual buah-nya juga ada

 

 

29

cakep yo ?

 

 

10

numpang mejeng, udah bete kepanasan… :p

 

 

selain lapak penjual tanaman hias, Flona juga menghadirkan stand dinas-dinas di Pemprov DKI,  karena Flona  diadakan dalam rangka memperingati hari Ulang Tahun DKI Jakarta. Dan inilah penampakan beberapa stand tersebut

40

22

26

23

24

25

21

43

Dan berhubung Flona adalah kepanjangan dari Flora dan Fauna, maka sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Flona kali ini juga menghadirkan lapak-lapak penjual hewan peliharaan. Yang aku lihat sih ayam, kelinci, anjing, ikan, burung sampai dengan reptil. Terus terang saja aku bukan hobi-is hewan, jadi tidak tertarik untuk mampir ke lapak-lapak tersebuat. Apalagi lapak dibawah ini yang menjual ular, hiiiiy….

45

selain itu ada juga stand penjual peralatan berkebun yang cukup lengkap dan murah

35

Menurutku, event Flona tahun ini terlihat jauh lebih tertata rapi jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Mungkin ini ada hubungannya dengan pergantian DKI 1 dan 2 kali ya ? *tebak-tebak buah manggis*.  Tenda-tendanya lebih rapi dan juga seragam, pengaturannya juga lebih bagus.

035

27

059

dan bukan event ulang tahun Jakarta kalau gak ada tukang kerak telornya…. aromanya cukup semerbak, tapi sampai sekarang entah kenapa aku belum kepengen nyobain, hehehe…

37

Lalu yang patut diacungi jempol tambahan adalah disediakannya tempat bermain untuk anak-anak yang cukup representatif, terlihat rapi dan bersih. Berbeda dengan tahun kemarin yang kesannya hanya sekedar tempelan saja. Flona jadi terasa lebih lengkap sebagai sarana rekreasi keluarga. Emak atau bapaknya belanja tanaman, sementara anak-anak  bisa mampir dan bermain disini, daripada mereka bete disuruh ikut ngider kesana-kemari nggotong-nggotong pot.

39

Daaaaan, demikianlah laporan pandangan mata untuk Flona tahun ini. Trus Simbok belanja apa dong ? pssssttt… itu rahasiya, qiqiqqi….

36

insya Allah ketemu lagi di Flona tahun depan, dadaaaaag….🙂

21 thoughts on “Flona 2013

  1. itu yang daunnya merah bukan kastuba?
    dan kenapa sih ga pengen nyobain kerak telor? enak cuma ku suka pesan ga pake micin.. gile micinnya sampe sesendok bumbung aja..
    sampe kapan ya flona ini?

    • iya, kayaknya sih kastuba, aku gak gitu merhatiin sih…
      gak tau ya, abisnya aku udah terbiasa makan kerak nasi goreng lias intip ( bahasa Solo-nya ) yang kering dan renyah sih… mbayangin intip ditambahin telor kok malah jadi gak selera…🙂
      Ini pekan terakhir Flona, tanggal 8 Juli udah tutup….

    • siiip, iya bener bromelia…
      ada yang mahal ada yang murah kok Med, kalo yang jenis baru masih muahaaaal….🙂

  2. Assalamu’laikum bu Pingkan. Alhamdulillah bu Ping, senengnya aku menemukan rumahmayamu disini. Belum sempat keliling2, baru lihat2 sepintas aja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s