Berkebun : Berbunga di Bekasi

Hari Ahad kemarin, iseng-iseng mberhentiin abang tukan taneman langganan. Clingak-clinguk pengen tau ada taneman baru yang menarik enggak… ternyata pass aja, gak ada yang bisa menarik dompet-ku, alias gak ada yang menggugah minat untuk dibeli. Akhirnya malah mintak tolong si abang untuk bongkar-bongkar tanaman di pot. Lha kok dibongkar ? lha iyalah, gegara sudah terlalu lama hidup di pot, akar  tanaman yang bersangkutan sudah nyaris memenuhi pot. Sesak jejel uyel-uyel disitu. Selain gak sehat, juga tak elok dipandang mata, karena biasanya tanamannya sendiri juga mulai menampakkan tanda-tanda kegerahan hidup berdesakan dalam satu pot.

Sambil mandorin nonton si abang bongkar-bongkar pot *lagakjuragan*, aku ndengerian si abang cerita soal tanaman mawar yang dia jual. Si abang cerita kalau semua tanaman mawar yang dijual di area Jakarta dan sekitarnya asalnya dari daerah Lembang sono. Lembang, seperti sodara-sodara sendiri tahu, adalah bagian dari pulau Jawa yang berhawa sejuk alias berada di dataran tinggi. Jadi harap maklum saja kalau tanaman mawar bisa tumbuh bagus disana, karena pada dasarnya mawar adalah tanaman dataran tinggi.

Di Lembang sana ada perkebunan mawar yang memproduksi tanaman mawar untuk dijual. Dan bisa dipahami kalau tanaman tersebut dijual pada saat sudah mulai ada kuncup bunganya yang sedang dan akan mekar. Lha iya lah, orang menanam mawar kan untuk dinikmati bunganya, jadi wajar saja kalau pas belanja tanaman yang dilihat adalah bunganya terlebih dahulu. Kalau cuma batang doang yang ngejebrag kemana-mana, apa yang mau dilihat ?

Dan berhubung bunga dan kuncup itu mulai muncul saat di Lembang, maka wajar saja kalau bentuk dan ukurannya juga mengikuti standar bunga yang tumbuh di Lembang. Untuk mawar itu artinya kuntumnya lebih besar dan warnanya cenderung lebih gonjreng. Lalu bagaimana untuk bunga-bunga selanjutnya ? yang tumbuh ditempat baru yang kondisi suhunya lain dengan Lembang ? Seperti di Bekasi sini misalnya ( baca : rumah eike ). Ya harap maklumlah kalau bunga yang muncul tidaklah se cantik waktu masih diproduksi di Lembang. Namanya juga beda posisi, satu didataran tinggi yang berhawa sejuk, satunya lagi di dataran rendah yang panassssh.

Nah ternyata itu juga jadi masalah buat si abang taneman, kena omel emak-emak yang gak mau terima kalau mawar yang dia beli ternyata tidak bisa berbunga secantik sewaktu baru dibeli. Nasibmu lah bang, hehehehe…. Lagian ngomel-ngomel kan emang udah jatahnya emak-emak *caripembenaran. Gimana dengan diriku ? ngomel juga ? ya enggak lah…. aku kan emak yang baik hati, anggun serta peramah *ngaluk dikepret sendal.  Sudah menyiapkan hati nurani untuk menerima kenyataan lah… *benerin konde*.  Mau gimana juga beda posisi dataran rendah dan dataran tinggi akan mempengaruhi kondisi hidup tanaman.

Masih mending kalau tanamannya masih mau berbunga, ada juga beberapa yang malah jadi mogok gak mau berbunga lagi. Dari beberapa pengalamanku sih biasanya masih mau berbunga, walaupun bunganya tidak sebesar waktu masih di dataran tinggi. Tapi ada beberapa juga yang beneran mogok bahkan mati, dan setelah aku perhatikan ternyata kesalahan ada pada pemilihan posisi. Agar bisa hidup sehat sejahtera, mawar membutuhkan sinar matahari, terutama sinar matahari pagi. Jadi kalau ditanam atau ditaruh di tempat yang teduh, tanaman mawar akan cenderung hidup merana bak lakon ratapan anak tiri *apasiiiiih*.

ini foto mawar yang sudah berbunga pada saat kubeli, jadi bisa dibilang bunga mawar ini made in Lembang. Pernah aku posting di https://pingkanrizkiarto.wordpress.com/2013/03/19/2103/ .

Image

 

 

Alhamdulillah setelah beberapa waktu tumbuh di kebunku, sudah muncul dan mekar beberapa bunga baru, ini diaaa…

Image

ukurannya memang tidak sebesar dan seheboh bunga yang muncul sejak di Lembang, tapi tetep gak kalah cantik juga kan ? 🙂

 

 

4 thoughts on “Berkebun : Berbunga di Bekasi

    • yang ditanam di tanah lebih banyak, sekitar 11 pohon lah… tapi berhubung kapling terbatas ya kudu mulai pake pot juga, baru ada 3 sih yang di pot

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s