FF : can’t buy me love

Sungguh makhluk yang terlalu dekat dengan sempurna. Cantik, mulus, seksi dan jelas mahal. Gaun yang dipakainya jelas bukan gaun produk massal, jenis gaun yang dibuat khusus untuk dirinya, hanya untuk dirinya. Tas yang ditentengnya, mungkin sama harganya dengan satu rumah btn di pinggiran Jakarta. Bahkan sebelah sepatunya saja mungkin tak terbayar oleh gajiku.

Dimejanya hanya ada segelas capuccino, tak ada makanan. Lalu apa yang dikerjakannya di cafe siang ini kalau tidak untuk makan siang ? Tak perlu mengamati lama untuk tahu bahwa dia sedang menunggu. Bolak-balik matanya berpindah dari arloji dan pintu cafe, wajah cantiknya terlihat tak sabar menunggu. Benar dan pasti dia sedang menunggu.

Siapa yang ditunggunya ? pasti seorang laki-laki tampan dan beruntung. Dan benarlah, seorang laki-laki setengah baya menghampiri. Perempuan cantik itu tersenyum manja. Segera saja mereka asyik berbincang, berdekatan, berpegangan tangan, mesra. Perempuan cantik dan laki-laki tampan…. pasangan cinta yang sempurna.

Sempurna ? Bisa jadi, paling tidak sampai foto-foto mereka yang kuambil sampai ke tangan klien-ku. Dan laki-laki itu akan segera kehilangan jabatan di perusahaan milik mertuanya, dan perempuan itu pun akan segera kehilangan selera, kehilangan rasa cinta. Well, money can’t buy me love eh ?!

———————————

hurrraaaaaay….. my first FF !!
eh, kepanjangan gak ya ?

Iklan

83 thoughts on “FF : can’t buy me love

  1. raniuswah said: lanjutkan FF ke dua..enaknya tu dua orang2 an diapaaaiiinn??cepeeet gak sabar pengen baca ada UGD nyaaaa yaaa!!!!

    wkwkwkwkwk….. esmosiiiiiiiiiiiiii…….ada usul episode selanjutnya seperti apa ? temanya pembantaian ya ?

  2. pingkanrizkiarto said: Dimejanya hanya ada segelas capuccino, tak ada makanan.

    soale diute wis entek nggo tuku klambi , tas karo sepatu kuwi….*makanya nunggu pangeran ganteng yang mau beliin makanannya…hi..hi..hi..*

  3. lollytadiah said: soale diute wis entek nggo tuku klambi , tas karo sepatu kuwi….*makanya nunggu pangeran ganteng yang mau beliin makanannya…hi..hi..hi..*

    xixixixi…. entek nggo modal ya jeng ? πŸ˜€

  4. ff kedua, perempuan nyaris sempurna itu lalu belajar menyulam pada pingkan, seorang ibu bekerja, menyulam bajunya yg mahal, yang robek karena berantem dengan sang klien … πŸ˜€

  5. ninaharada said: ff kedua, perempuan nyaris sempurna itu lalu belajar menyulam pada pingkan, seorang ibu bekerja, menyulam bajunya yg mahal, yang robek karena berantem dengan sang klien … πŸ˜€

    jiyaaaaaaaaaah…… tema pembantaian lagi deh….:D

  6. estercia said: bagussshhh, i like it. ditunggu ff selanjutnya. gue mentok di ff pertama long time a go, and looks like it’s gonna be my last ff. hahahaa. *sok sibuk mode on*

    terima kasiiiiiiiiiiiiiiiih….ini juga hasrat terpendam sekian lama Ter… dah lama kepingin bikin FF, baru kesampaian sekarang…..

  7. fendikristin said: multi talented mom nih Mbak Ping, bisa bikin stich bisa bikin cerpen, bikin lagi donk Mbak yang panjang-nya seru niiihh πŸ˜€

    yang panjang mikirnya juga kudu panjang niiiiih….. capek mikir, udah tuwir….. xixixixi…..

  8. pingkanrizkiarto said: semangaaaaaat….. terima kasiiiiih :))

    kalau kata majalah khusus shopping:Whoever said money can’t buy happiness simply don’t know where to go shopping….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s