belajar menyulam yuk : Mawar dari Bullion Knots

Aheeeem…. pertama-tama, aku mohon maaf dulu bagi siapa saja yang berada di posisi lebih ahli daripada aku dalam urusan sulam menyulam ini, kok berani-beraninya aku ini sok-sok-an ngajarin….. ( Halaaaah, pidato pembukaan yang aneh ). Wis pokok’e mohon maap kalau dalam penyampaian ada yg salah, ada yg kurang pas….

Well, sebenernya postingan ini lebih karena saran dan usul Nita beberapa waktu yang lalu, untuk membuat blog khusus tentang sulam menyulam… tapi setelah dipikir-pikir, gak berani ah aku bikin blog khusus, wong ya masih begini-begini aja, hasil karya juga belom banyak…. Tapi saran untuk berbagi ilmu sungguh sangat sayang untuk dilewatkan ( ciyeeeeeeeeeeeee……. )

Sengaja dipilih bullion knot, karena :
1. Tusuk ini sebenernya cukup mudah dengan hasil yang cantik,
2. Tidak/belum bisa ditiru mesin
3. Mudah diaplikasikan, karena tidak memerlukan pembidangan, itu lhooo… buletan yang suka dipakai untuk menjembreng kain waktu disulam ( haiyaaah, bahasaneeeeeeee…… ). Jadi bisa disulam di barang-barang yg sudah jadi, biar tambah manis gituuuuu…..

Seperti bisa dilihat, aku sudah duluan membuat kantong serut seperti yang ada di foto pertama itu, baru kemudian aku tambahin sulaman, maksud hati biar tambah cantik. Hal sama bisa dilakukan di baju, kaos, kerundung, celana panjang, rok…. atau apa aja deh…. asal masih memungkinkan dilewati jarum dan benang.

Oh ya, gendut tidaknya bullion knot ini dipengaruhi oleh banyaknya helai benang sulam yang dipakai, kali ini aku pakai tiga helai benang dalam satu jarum. Dan untuk sulaman daunnya belakangan aja ya… upload foto banyak2 ntar diomelin tetangga.

Image

media sulam masih kosyooong… :p

Image

Image

Image

Image

Image

diatas adalah step-step pembuatan french knot untuk bagian tenga mawarnya

——–

selanjutnya, ini gambar langkah-langkah pembuatan mawar dengan bullion knot

Image

munculkan benang di dekat pusat bunga, buat sedikit jarak

Image

tusukkan lagi seperti diatas, jadi jarum muncul disebalah tusukan pertama

Image

lilitkan benang pada jarum, jumlah lilitan tergantung berapa besar bullion knot yg ingin kita buat. Selain itu keteban bullion juga ditentukan jumlah helai benang yg dipakai

Image

lilitkan terus sampai jumlah lilitan yang diinginkan

Image

jaga lilitan tetap kencang, tp jangan terlalu kencang agar jarum bisa ditarik keluar dari barisan lilitan tersebut. Tarik keluar jarum, jika perlu bisa dibantu dengan jari, diputar-putar agar jarum bisa lolos dari lilitan tanpa merusaknya.

Image

Image

kalau sudah berhasil ditarik dari lilitan, tusukkan kembali jarum ke kain, dengan arah sesuai arah bullion knot yg
diinginkan

Image

munculkan lagi benang di tempat kita akan membuat bullion knot selanjutnya

Image

ulangi langkah-langkah pembuatan bullion knot diatas

Image

buat beberapa bullion knot melingkari pusat bunga

Image

satu mawar bullion knot terbentuk

Image

Image

untuk membuat variasi warna, bisa digunakan benang dengan warna yg berbeda untuk lapisan petal selanjutnya

———

Selanjtnya dibuat daun dari lazy daisy stitch

 munculkan benang seperti terlihat pada gambar

 arahkan benang melingkari jarum sehingga akan terbentuk lingkaran seperti diatas

 tarik benang sehingga akan muncul bentuk seperti ini

tusukkan kembali jarum untuk mengunci bentuk daun tsb

ulangi langkah2 pembuatan daun seperti diatas sampai beberapa kali, sehingga terbentuk daun dengan ukuran seperti yang kita inginkan

——-

taraaaaaaaaaaa…

kantong sudah berhias mawar bullion knot…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s