dukung-mendukung…

Pekan-pekan terakhir ini kita disuguhi kisah seru bak sinetron ditelevisi, kisah perseteruan dua lembaga negara yang masing-masing merasa berhak untuk mengklaim kebeneraan ada di pihak mereka. Sodara-sodara tahu sendirilah siapa mereka, nggak ada tipi, nggak ada radio, nggak ada koran yang nggak menceritakan…. wis pokok’e yang paling hot dari segala hot news deh.

Aku ndak mau ngomongin mereka ah, mumeeeet… bukannya nggak peduli, tapi sudah cukup banyak bahasan dari segala sudut deh kayaknya, oleh orang-orang yang lebih berkompeten malah ! Tapi yang belakangan ini terasa ngenes di hati adalah kecenderungan orang-orang untuk gampang menghujat, misuh-misuh, nyumpahin, bahkan mengutuk dengan segala bentuk cacian yang kadang sungguh sangat keterlaluan kasarnya….

Nggak tahu juga sih, sebenernya ini salahku sendiri atau bukan ( kayaknya sih iya …. heheheh ). Soalnya kadang aku suka iseng nge-klik komentar pembaca yang ada di media massa di internet…. isinya ? byuh-byuuuuuuuuuh…… ada beberapa komentar yang rapi, sopan dan mengena, tapi ada banyaaaak yang menggunakan bahasa antah berantah yang jauh dari norma kesopanan, etika dan butir-butir pancasila ( eitssss……. )

Belum lagi cause-cause di fesbuk yang ramai nian bagai pasar malam….. Kalau tema cause adalah dukung A, maka kalau ada sedikiiiiiiit aja, sedikiiiiiiiiiiit…. komentar yang ‘agak’ berbeda dengan mainstream para pendukung cause. Wah jangan tanya dosa deh, langsung gebuk habis, caci maki, tuduh kaki tangan, antek, anak-buah lawan si A deh…. Bahkan kadang dengan cara yang yang gak elit babar blas, menyerang pribadi si tertuduh. Bener-bener SARAF alias suku-agama-ras dan fashion deh….. xixixixi…. lha wong baju yang dipakai si tertuduh di foto head-shot kok dibahas dan dihina-dinakan toooo…..

Lucu juga sebenernya… karena mungkin niat si tertuduh itu hanya ingin mengajak para pendukung A untuk tetap menjaga obyektivitas, dan tidak terseret pada posisi ( asal ) berpihak pada yang ( terlihat ) lemah, padahal ( mungkin ) sama saja punya kesalahan dan dosa ( walaupun mungkin tidak pada taraf yang sama ). Kebenaran harus ditegakkan, dan membela yang benar tentu saja harus dilakukan. Tapi jangan sampai membabi buta sehingga meninggalkan akal sehat dong….. yuk mariiiiiiiiii…….

35 thoughts on “dukung-mendukung…

  1. nitafebri said: Biarlah dariapada masyarakat di bungkam, gak boleh kasih pendapat

    bener juga sih Nit, tapi kadang-kadang kelewatan bin kebablasan juga sih… tapi mungkin ini yang namanya proses belajar berdemokrasi ya….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s