Penempatan pertama-ku

Haduuuh, ini tugas bikin mumet juga. Nyaris 15 tahun yang lalu sejak skep penempatan pertama, dan sejak itupun aku sudah menerima 5 biji skep mutasi. Tapi yo wis, namanya juga tugas dari adinda kita je

Turn back the time…. ( sound effect silahkan pilih sendiri-sendiri ), Kira-kira 16 tahun yang lalu, saat lulus dari Jurangmangu, hidupku rasanya berada di titik wis ben sakkarepmu wis, que serra serra, what ever will be will be . Kisahnya sih sebenernya panjang, tapi singkat kata pokok’e aku sudah capek dengan ribut-ribut urusan sepotong kain di kepala ini. Berbagai kemungkinan yang ada kok rasanya ya jelek-jelek semua….

Tapi tidak sempet berlama-lama mikir yang jelek-jelek, setelah lulus aku dan angkatanku harus mengikuti diklat kesamaptaan selama hampir 3 bulan di Pusdiklat. Amboooooi deh ceritanya…. pelatihnya bapak-bapak kopassus yang sebenernya baik hati, tapi kalau pas lagi kumat sangarnya ya jaaan nggegirisi tenan…. xexexexe.

Tidur di asrama, kudu siap 24 jam digedor sama pelatih, digedor beneran cuuy, kadang pake senapan dar-der-doooor…. Pagi siang malem gak absen dari lari dan lari, latihan pdtb alias perkelahian dasar tanpa bersenjata, latihan baris, latihan nembak, nyebur ke got, dijemur di lapangan…. wiiiiis to kumplit dah, gak kalah sama nasi goreng.

Dan hasilnya…. top deh ! satpam aja bakalan ngiri !! Badan jadi kekar, huitem dan sehaaaaaat !!! Alhamdulillah lho… bener, walaupun waktu menjalaninya berasa sengsara dunia oh dunia, tapi setelah selesai samapta, terasa benar fit dan segar bugar-nya badan ini. Siap jiwa raga untuk ditempatkan dimana saja di seluruh Indonesia Raya ini… Merdeka !! heheheheh……

Selesai samapta, kembalilah kita ke kantor pusat untuk menunggu vonis penempatan. Dan dalam masa penantian, daripada pusing memikirkan urusan seragam atau jilbab, jilbab atau seragam, daku lebih asyik sama urusan nyuwun paring-paring alias mintak-mintak sama Gusti Allah. Minta apa tuh ? minta jodoh doooong….. hehehehe. Lha iya-lah-dong-deh. Apalagi sih yang mau dicari ? Umur sudah cukup, dan sudah tidak menjadi tanggungan orang tua pula….

Dan Alhamdulillah, datanglah sang pangeran berkuda putih van Cempaka Baru…. heheheh, enggak ding, naik vespa butut kok, bukan kuda putih. Rebat cekap, singkat kata pernikahan dilaksanakan di penghujung tahun ’94. Hari-hari selanjutanya berharap dan berdoa semoga dengan status sudah menikah, penempatan kami tidak akan saling berjauhan.

Kira-kira pertengahan ’95, skep keluar. Nggak dramatis seperti di tempat Leila sih. Wong main gubrak aja dikeluarin skep untuk ratusan orang, dengan nama-nama penerima keputusan disebutin berderet di lampirannya. Alhamdulillah aku ditempatkan di Cengkareng, sementara mas Adi tetap di Rawamangun, masih satu kota….. hurraaaayyyy !!

Cerita selanjutnya ? wah bakalan lamaaaaaaaaaaa dan panjaaaaaaaang deh kalau diceritain semuanya…. Dan kisah itu kalau mau dibawa nangis ya nangiiiis, dibawa hepi ya hepiii, ha wong truly madly deeply Long Distance Love je….. tapi Alhamdulillah kami masih bisa tetap berhepi-hepi ria, masih sempet punya anak 4 ( xixixixixixi… ).Tidak ada alasan untuk tidak bersyukur…. Alhamdulillah…..

Iklan

24 thoughts on “Penempatan pertama-ku

  1. niwanda said: Zaman itu masih ketat ya Mbak larangan jilbabnya?

    ya gitu deeeeeeeeeh…… :)dah gitu, dah capek-capek ikut samapta 3 bulan, tapi gak dikasih sertifikat-nya, karena nggak mau ikut tes renang…. heheheh….

  2. pingkanrizkiarto said: dah gitu, dah capek-capek ikut samapta 3 bulan, tapi gak dikasih sertifikat-nya, karena nggak mau ikut tes renang…. heheheh….

    sebuah konsekuensi… tapi tak apalah ya mbak :).

  3. bruziati said: Aduh Mbak, males banget dengar latihan lari-lari pake bela diri segala….kalo nggak mau ikut sanksinya diapain ya?

    Tapi kalo dah dijalanin asik juga lhoo… apalagi pas sudah selesai dan tinggal jadi bahan omongan, seru !!:Dkalo nggak ikut ? ya paling sanksi administratif aja sih… nggak sampai dikeluarin. Sama rugi, nggak punya cerita seru haru biru samapta….. hahahahah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s