Aku wong Jowo

Nemu MPers Solo… jadi inget kampung halamanku tercinta *bweeeeh*. Tapi trus jadi mikir, seberapa Jowo-kah aku ? Kalau dari nama, jelas…..masalah. Ndak umum orang Solo punya nama Pingkan. Pantes-pantesnya ya pakai Sri di depan ( temenku namanya Sri Ningsih, wih, kayaknya kok enak banget di kuping ya… ), ato kalo nggak ya ada ni atao ti-nya dibelakang. Soalnya kebiasaan kalau nama perempuan jawa itu belakangnya pakai i, sementara kalau laki-laki pake a atau o. Jadi waktu SD aku pernah nyoba pakai nama Pingkanawati ( bhuahaha… maksain banget ), hasilnya aku diomelin ortu plus guru gara-gara bikin kisruh administrasi. Trus waktu masuk SMP, ada yang ngecek absen, manggilnya : Mas Pingkan !! wuaaaah…. bikin marah bin malu bener.

Selanjutnya masalah arah. Katanya ( katanya siii… ) orang Jowo itu selalu paham arah mata angin dimanapun berada. Kalau menjelaskan arah atau letak selalu pakai lor-kidul-wetan-kulon alias utara-selatan-timur-barat. Tapi aku ? ning-nang-ning-gung deh… binun. Jadi kalo ibuku cerita “itu lho Nduk, yang rumahnya wetan kantor pos”. Aku cuma geleng-geleng kepala, sebelah kiri atau atau kanan kantor pos Bu? nggak mudeng lor-kidul, enggak ngerti sebelah mana utaranya sebelah mana selatannya.

Soal bahasa, huehehehe….. ngisin-isini alias malu-maluin dah ! Nggak gape berbahasa halus, layaknya putri Solo ( xixixixi….. ). Sebenernya aku pengin banget anak-anakku bisa berbahasa Jawa, tapi selain susah karena ada tingkatan-tingkatnya, juga di rumah native speaker-nya minim. Mas Adi ngertinya cuma inggih-mboten aja. Asisten dapur bisa sih, soalnya dari Temanggung-Jawa Tengah, tapi yang satunya walaupun dari Jawa Tengah juga, tapi dari daerah Banyumas, lah ya kepriben lah, gagal maning gagal maning….. kagak nyambung !

24 thoughts on “Aku wong Jowo

  1. Heran juga Mbak, Pingkan bukannya nama Manado ya? Soal bahasa ya sami mawon Mbak. Nulis lumayan berani, kalau ngomong krama waduh… sampai sungkan sama mertua karena banyakan pakai bahasa Indonesia.

  2. niwanda said: cerita khusus di balik pemilihan nama itu?

    hehehe… kata Bapak siy, memang berdasar cerita daerah Menado sono, Pingkan dan Matindas kalo nggak salah…. eh, kenapa gak kucari tau yak ?!

  3. Aku pernah punya kenalan namanya mas Pingkan, mbak. Bapaknya orang Jawa, tapi ibunya dari Palembang… Kirain mah mbak Pingkan juga blasteran Palembang Jawa, hihihihi… 🙂 Tapi nama “Pingkan” itu cute banget lho mbak kedengarannya di telinga, menurut pendapatku. 🙂

  4. pingkanrizkiarto said: Katanya ( katanya siii… ) orang Jowo itu selalu paham arah mata angin dimanapun berada. Kalau menjelaskan arah atau letak selalu pakai lor-kidul-wetan-kulon alias utara-selatan-timur-barat. Tapi aku ? ning-nang-ning-gung deh… binun.

    orang Jowo sekarang butuh GPS kayaknya…hihihi…

  5. Itu dulu terjadinya nama diawali perdebatan sengit antara ibu sama mbah utine mengenai warna kulit njenengang. “Merah” kata ibu, “merah muda” kata mbah uti, merah!!, merah muda!! , merah!!, merah muda!!. Datanglah bapak langsung berpendapat “lha itu Pink kan!!”, nah jadilah nama Pingkan Similikiti weleh weleh….(he he he ngarang!!!!)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s