Pulang kampung instant

Hari ini Rafiq ma Putri ngebahas hal yang liburan banget ( Liburan banget ? eh sepertinya sekarang nggak lagi deh….) Pulang kampung ! Sampai saat ini kalau denger pulang kampung, yang ada di kepalaku adalah pulang ke Temanggung, kota kecil di antara Jogja-Semarang. Maen ke rumah Mbah Kakung, rari-rari di pematang sawah, nyebur di kalen ( kali kecil, U know ), ngisep2 batang tebu kayak orang nggak pernah ketemu makanan setahun, ato kalau pas lagi ada nyali, main ke Kali Progo, melewati jalanan kecil yang berkelok2 di tengah kebon. Wiss pokok’e romantis banget deh !

Tapi apakah anak-anak sekarang, maksudku generasi angkatan anak-anakku bisa merasakan hal yang sama ? Kalau dulu posisiku adalah anak kota ( ehem ) yang main ke kampung, trus Farhan dan adek-adeknya gimana ya istilahnya ? Solo turun derajat jadi kampung ? dan Bekasi jadi ‘kota’-nya ? huahahahaha…. Perasaan lebih ndesit mBekesong deh. Disini ( mBekasi maksudnya ) mereka masih bisa melihat sawah, kali dengan air berwarna coklat tanah juga sesekali masih ada ‘kung-kong-kung-kong’ suara kodok. Sementara di Solo ? kayaknya ragu deh….

Sebenernya nggak terlalu ‘parah’ juga sih. Mereka masih bisa menikmati episode khas pulang kampung, rumah kakek dan nenek yang besar ( dibandingkan rumah Mak-Bapaknya yang sesuai tren Bekasi ). Juga ada kolam ikan yang oleh neneknya sengaja dicemplungin ikan Gurame, untuk para cucu yang di Bekasi taunya mancing Gurame di hypermart. Halaman luas untuk pencilak’an n pecicilan semaunya. Bahkan permintaan Farhan untuk memasang ring basket-pun dipenuhi oleh Mbah-nya dengan segera ( hm, padahal dulu aku minta mpe merengek-rengek kok ndak dikasih ya ).

Lain urusannya kalau pulang kampung nurutin garis Bapak-nya Farhan, karena si Bapak ini lahir dan besar di kampung tengah kota Jakarta, tepatnya di Cempaka Baru, Jakarta Pusat. Apakah masih bisa dibilang pulang kampung ? Ndak ada sawah, ndak ada kebon, ndak ada kung-kong-kungkong, kalinya pun item mampet. Trus masak pulang kampung maennya ke Pasar Senen, naiknya metro-mini ? ndak lucu to ?

Tapi sepertinya itu memunculkan ide satu jenis bisnis baru, pulang kampung instant ! Tempat liburan yang mengambil konsep pulang kampung banyak bermunculan di pinggir2 kota Jakarta. Dengan jualan yang khas kampung seperti bertanam / memanen padi, mancing ikan di kolam, menganyam janur, bahkan mandi-in kebo segala ( se-ndesit-ndesitnya aku, blom pernah tu mandi-in kebo, takuuut !! ). Semua yang bisa kudapatkan gratis di pinggiran Temanggung dulu, sekarang dikemas rapi, praktis dan cepat, untuk dijual sebagai paket liburan, wih tenan !!! Memudahkan memang, apalagi buat ortu2 yang syibuk jaman sekarang.

Tapi kok rasanya ada yang kurang yak ? Nggak ada mbah-kung ato mbah-uti nya… padahal buat para cucu, simbah2 alias kakek-nenek adalah pintu segala kebolehan… boleh teriak2, boleh rari-rari, boleh jajan-jajan, boleh punya ring basket ( hiks, masih dendam ). Kenapa anak-anak deket sama kakek-neneknya ? because they have the same enemy…. guess who ?! yak tul, para mak dan bapak

8 thoughts on “Pulang kampung instant

  1. hahaha… aku sukaaaa deh gaya mbak Pinkan cerita… serasa dicritani langsung didepan mata.Mbak, yo opo kalo kita bikin paket liburan di kampung, angon wedus, adus bebek, ngguyang kebo, plus rumah di desa lengkap dengan Kung dan Uti gadungan.. hahaha… belum pernah ada tuh mbak…!!

  2. kok pas banget pink…hari senin kemarin, aku anterin kamil “pulang kampung ke cinangneng bogor” ma temen2 sekolahnya.. fotonya blom ku uplot… tar lihat ya…

  3. mbak pingkaaaaaaaannnnn…ini dhayuuuuuuuu….. anaknya paklek kiwing….inget ga??????tadinya gak yakin ini mb pingkan yg itu.. tapi, pas nyangkut2 temanggung… jadi yakin..//eh iya khan? bener khan mb pingkan yg ituh??//dhayu satu angkatan ma tiwi mbak.. masih sering maen bareng juga sekarang..^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s