Pagi di lampu merah

Satu Senin pagi lagi seperti biasa, aku terhenti di lampu merah diarah Kampung Melayu. Seorang perempuan yang menggendong anaknya menawarkan koran. Sempat tertegun, lalu aku bli Nova harganya 5500, duitku 10000. Tadinya aku pengen nggak nerima kembaliannya yang 4500, ‘perbuatan baik’ yang biasa saja sebenarnya. Tapi mbuh piye, tanganku tetap menerima kembalian yang diulurkan ibu itu.

Tahu nggak kenapa ? entah kenapa, tiba-tiba aku merasa takut ibu itu akan tersinggung, dan sekaligus aku juga merasa minder…. sungguh aku ngerasa minder ! Rasanya aku ini cuma seorang anak kecil, sementara ibu itu adalah sosok yang lebih ‘tangguh’ yang tidak butuh perbuatan ‘sok baik’ seperti itu. Konyol ya ? barangkali iya…. Tapi dimataku perempuan itu membuat pilihan yang mengagumkan, jualan koran dan bukan mengemis. Sementara pemandangan ibu-ibu bawa anak buat ngemis adalah hal yang biasa hampir di tiap perempatan, entah itu anaknya beneran ato sekedar anak sewaan. Dan ibu itu memilih untuk jualan koran….and me ? I’m just a spoiled woman, yang ‘kebetulan’ punya jalan hidup yang memberikan lebih banyak kesempatan untuk merasa beruntung.

Jadi, aku menerima kembalian 4500 itu. Tapi tetap saja it didn’t make me feel better… aku tetap merasa minder dan ditambah lagi merasa tolol, seharusnya aku nggak minta kembalian itu.

3 thoughts on “Pagi di lampu merah

  1. klo menurut aku ga terlalu salah kok perbuatan mbak, lagipula saya yakin sang ibu sudah melakukan hal yang benar bukan jadi pengemis tapi sang ibu telah berusaha untuk mendapatkan rizki yang halal. tapi ga ada salahnya juga seyh kita bisa memberikan sedikit rizki kita.mungkin benar apa yang dibilang ‘niwanda’ mungkin blum rejeki na sang ibu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s